PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP PRESTASI BELAJAR

KRISTIADI, Pengaruh Penggunaan Strategi Pembelajaran Problem Solving Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Ditinjau Dari Minat Belajar Siswa (Studi Eksperimen Pada SMP Sub Rayon Wuryantoro)
Tesis. Surakarta : Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret 2007

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1). ada tidaknya perbedaan pengaruh yang signifikan penggunaan strategi pembelajaran problem solving, strategi pembelajaran inquiry dan strategi pembelajaran ekspositori terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS, (2). ada tidaknya perbedaan pengaruh yang siginifikan antara minat belajar tinggi dan minat belajar rendah terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran IPS, dan (3). ada tidaknya interaksi penggunaan strategi pembelajaran dan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran IPS.
Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sub Rayon Wuryantoro pada tahun pelajaran 2007/2008 yang berlangsung pada bulan Juli – Desember 2007. Jenis Penelitian adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan desain analisis 2 X3. Populasi penelitian adalah siswa SMP Sub Rayon Wuryantoro dan sub populasi adalah siswa kelas VII (tujuh) sebagai sampel yang diambil secara acak sebanyak 120 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Data prestasi belajar diperoleh dengan memberikan tes prestasi belajar IPS sedangkan data minat belajar siswa diperoleh melalui angket dengan skala berjenjang. Berdasarkan median dari skor angket maka minat belajar siswa dibagi menjadi kelompok minat belajar tinggi dan kelompok minat belajar rendah. Setelah data diperoleh kemudian dikelompokkan ke dalam masing-masing sel dan dianalisis melalui statistik anava dua jalan dengan desain analyisis 2 X3 dengan sel sama dalam taraf signifikansi 0,05
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan penggunaan strategi pembelajaran problem solving, strategi pembelajaran Inquiry dan strategi pembelajaran ekspositori terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS dimana F hitung > F tabel atau 11,958 > 3,07 ( p < 0,05 ). Hasil uji lanjut dengan metode scheffe membuktikan bahwa perbedaan pengaruh tersebut sangat signfikan, (2) terdapat perbedaan pengaruh yang siginifikan antara minat belajar tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS dimana F hitung > F tabel atau 55,887 > 3,92 (p < 0,05 ), (3) terdapat interaksi penggunaan strategi pembelajaran pembelajaran dengan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS dimana F hitung > F tabel atau 4,016 > 3,07 ( p < 0,05 ) Hasil uji lanjut dengan metode scheffe membuktikan bahwa interaksi tersebut sangat berarti.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah prestasi belajar siswa dengan penerapan strategi pembelajaran problem solving ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi yang diperoleh siswa dengan penerapan strategi pembelajaran Inquiry dan strategi pembelajaran ekspositori, tetapi hanya untuk kompetensi tertentu sedangkan pada kompetensi yang lain mungkin lebih cocok dengan menggunakan strategi pembelajaran inquiry atau strategi pembelajaran ekspositori. Semakin tinggi minat belajar siswa semakin tinggi pula prestasi belajarnya. Dengan demikian strategi pembelajaran dan minat belajar siswa secara bersama-sama mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS