UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI PUCANGAN 2 KARTASURA

Dwi Joko Susilo. S840908009. UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI PUCANGAN 2 KARTASURA. Tesis. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret. 2009

Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk meningkatkan: 1) kualitas proses pembelajaran membaca pemahaman, yaitu keaktifan dan kerja sama siswa; dan 2) kualitas hasil pembelajaran, yaitu keterampilan membaca pemahaman siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di SD Negeri Pucangan 2 Kartasura, dengan subjek para siswa kelas V. Jumlah siswanya adalah 27 anak. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah pembelajaran membaca pemahaman yang termasuk dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Proses penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus yang meliputi empat tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, serta tahap analisis dan refleksi.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat peningkatan kualitas pembelajaran baik proses maupun hasil membaca pemahaman pada siswa kelas V SD Negeri Pucangan 2 Kartasura. Peningkatan kualitas proses pembelajaran tersebut ditandai dengan meningkatnya: 1) jumlah siswa yang aktif dalam kegiatan apersepsi maupun dalam kegiatan pembelajaran; 2) jumlah siswa yang tertarik dan termotivasi dalam pembelajaran; dan 3) jumlah siswa yang sudah mampu bekerja sama dan kompak dalam kelompok. Adapun peningkatan kualitas hasil pembelajaran ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa yang mencapai batas ketuntasan, yaitu pada siklus I adalah 15 siswa dari 27 siswa (55,56%). Pada siklus II menjadi 19 siswa (70,37%) dan meningkat lagi pada siklus III, yaitu 21 siswa (77,78%). Adapun langkah-langkah efektif yang dilakukan oleh peneliti untuk mengoptimalkan model pembelajaran ini, antara lain: 1) membagi siswa yang didasarkan pada perbedaan tingkat keterampilan membaca pemahaman; 2) memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih menemukan gagasan utamanya secara berkelompok; 3) mengintegrasikan keterampilan membaca pemahaman dengan keterampilan berbahasa lainnya, seperti menyimak, membaca, dan menulis; dan 4) memilih materi bacaan yang diminati siswa.