KERAGAMAN PADI (Oryza sativa) VARIETAS ROJOLELE BERDASARKAN MORFOLOGI BIJI DAN POLA PITA ISOZIMNYA

Padi unggul lokal asal Kabupaten Klaten dengan nama padi Rojolele telah dirilis oleh
Departemen Pertanian pada tahun 2003. Padi tersebut merupakan salah satu padi asal Indonesia
yang digunakan sebagai induk persilangan program penelitian IRRI. Hasil observasi ditemukan
adanya variasi morfologi padi Rojolele yang berkembang di Kabupaten Klaten.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi padi Rojolele di Kabupaten Klaten. Populasi
padi yang diuji meliputi padi varietas Rojolele yang berasal desa Gledeg, Karangan, Kadilajo, Mrisen,
Taji dan Trasan. Benih ke-enam padi tersebut dibudidayakan di desa Karangan Kecamatan
Karanganom Kabupaten Klaten. Pendekatan yang digunakan meliputi morfologi biji dan pola pita
isozim. Analisis pola pita isozim digunakan metode elektroforesis.
Data kualitatif yang meliputi warna dan alur permukaan biji dideskripsikan untuk masingmasing
padi varietas Rojolele, sedangkan data kuantitatif yang terdiri dari panjang bulu biji, bentuk
biji dan pola pita isozim dianalisis dengan menggunakan Hierarchical Cluster Analysis metode Average
Linkage (Between Group) program SPSS 11.5.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan morfologi biji khususnya karakter panjang
bulunya, padi varietas Rojolele di Kabupaten Klaten terbagi menjadi 2 (dua) kelompok, kelompok
padi varietas Rojolele berbulu panjang yang terdiri dari Gledeg, Karangan dan Taji, sedang Kadilajo,
Mrisen dan Trasan termasuk dalam kelompok padi varietas Rojolele berbulu pendek.
Pengelompokan berdasar karakter panjang bulu padi ini didukung dari hasil analisis isozim baik
Peroksidase maupun Esterase. Kelompok padi varietas Rojolele berbulu panjang memiliki 4 pita
untuk isozim Peroksidase dan 4 pita untuk isozim Esterase, sedang padi varietas Rojolele berbulu
pendek memiliki 5 pita untuk isozim Peroksidase dan 3 pita untuk isozim Esterase. Hal ini
menunjukkan bahwa keragaman morfologi biji khususnya karakter panjang bulu terjadi karena
adanya faktor genetik

Download Artikel